Sejak kemunculannya hingga saat ini, agama dianut dan diikuti oleh sebagian besar umat manusia. Perlu kita ketahui, agama adalah sesuatu yang amat sakral dan agung. Agama juga menjadi suatu objek yang penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Lantas apakah agama akan punah? secara logika jawabannya sangatlah mungkin.

Dalam kasus-kasus tertentu, ilmu bahkan telah banyak membuat manusia semakin menjauh dari agama. Salah satu contohnya yaitu, yang lagi ramai sekarang tentang modernisasi yang akan dilakukan oleh Arab Saudi, yang merupakan kiblatnya kaum Muslimin (Islam). Dalam hal ini, Raja Arab Saudi bercita-cita ingin menjadikan negaranya menjadi negara yang moderen dan menjadi rumah ternyaman bagi para pengunjung, terutama pengunjung dari barat guna menumbuhkan ekonomi dari sektor hiburan dan pariwisata, bukan lagi mengandalkan dari sektor minyak saja.

Modernisasi yang dilakukan oleh Arab Saudi seakan-akan mengesampingkan agama yang mereka anut yaitu agama Islam. Dalam hal ini juga, agama yang dianut mereka secara perlahan akan berkurang atau bahkan akan hilang dari negara mereka. Negara yang dulu pernah menjadi contoh bagi negara lain karena kemajuan dan perkembangan Islamnya, kini secara perlahan mulai pudar keislamannya. Negara Arab Saudi juga sudah melegalkan perayaan Halloween, di mana perayaan tersebut dianggap manifestasi budaya barat yang jauh akan unsur keislamannya.

Dari contoh diatas, kita sudah mempunyai gambaran bahwa wilayah yang sekalipun menjadi kiblat agama, akan mengalami hal yang tidak terduga bahkan di luar logika manusia. Sekalipun berusaha untuk memurnikan kembali keislamannya, itu sangat mustahil terjadi karena ilmu pengetahuan yang beranak teknologi sudah merajalela.

Bukan hanya Ilmu saja yang membuat punahnya agama, namun adat istiadat dan tradisi yang sudah tidak dijalankan juga menjadi penyebab punahnya agama. Dengan tidak dijalankannya amanah  agama dari nenek moyang secara turun temurun akan berdampak pada kerukunan suatu masyarakat dan dapat menimbulkan konflik dalam sauatu masyarakat, sehingga berpecah belah antar satu sama lain.

Beberapa daerah terpencil di Indonesia juga sudah banyak yang melakukan modernisasi, sehingga adat istiadat dari nenek moyang mereka mulai luntur dan bahkan mulai hilang, yang artinya ajaran agama yang dianut oleh nenek moyang mereka mulai pudar. Masyarakat terpencil sudah melakukan kegiatan yang asing bahkan dilarang oleh nenek moyang mereka dahulu. Hal ini dapat memicu masyarakat lain, hidup dengan gaya kebarat-baratan yang jauh dari aturan atau ajaran nenek moyang mereka.

Apakah kepunahan agama bisa dihindari? Sementara dengan bertambahnya ilmu, manusia akan sulit untuk menerima nasehat atau kritikan dari orang lain, mereka merasa bahwa dirinya telah melakukan yang paling benar, padahal disatu sisi mereka melakukan kesalahan yang fatal. Akibatnya agama apakah agama menjadi punah dan hilang?

Penulis : Marwan Baihaqi (Mahasiswa Sejarah Peradaban Islam UIN Bandung)

Salah satu faktor penyebab kepunahan agama yaitu faktor ilmu pengetahuan. Para pemikir keagamaan merasa bahwa agama yang ada hingga saat ini akan memperoleh ancaman serius dari perkembangan ilmu dan anak turunannya yang bernama teknologi yang telah menjauhkan ilmu dari sifatnya yang kudus (agama). Peran agama terancam kepunahannya oleh perkembangan dunia ilmu.

Tinggalkan Balasan