Hai Sobat Muslim, pasti diantara kita sudah tahukan hari yang paling baik menurut Islam itu hari apa? Yap, betul hari terbaik menurut Islam adalah hari Jum’at. Hari Jum’at memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan hari-hari yang lainnya. Karena pada hari itu, Allah SWT menciptakan Nabi Adam, menempatkannya di Surga, menurunkannya ke bumi dan mewafatkan Nabi Adam pada hari Jumat. Dan banyak sekali amalan-amalan yang dapat kita kerjakan pada saat sayyidul ayyam ini. Lalu, apa saja diantara amalan tersebut?

Bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Sholawat adalah amalan yang dapat mendatangkan syafa’at atau pertolongan dari Nabi Muhammad SAW di akhirat kelak. Amalan yang mudah, namun sering kali kita lalai untuk mengerjakannya. Padahal, kita bisa saja mengerjakan sesuatu sembari membaca sholawat. Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Rosulullah SAW bersabda:

أَكْثِرُواعَلَىَّمِنَالصَّلاَةِفِىكُلِّيَوْمِجُمُعَةٍفَإِنَّصَلاَةَأُمَّتِىتُعْرَضُعَلَىَّفِىكُلِّيَوْمِجُمُعَةٍ،فَمَنْكَانَأَكْثَرَهُمْعَلَىَّصَلاَةًكَانَأَقْرَبَهُمْمِنِّىمَنْزِلَةً

Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jumat. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jumat. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.”. (HR. Baihaqi)

Membaca Surat Al-Kahfi

Pada hari Jumat kita dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah, salah satunya adalah membaca surat Al-Kahfi. Sejumlah sahabat meriwayatkan tentang keistimewaan membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at. Diantaranya, diampuni dosa di antara dua Jumat, menjadi cahaya dihari kiamat, dipelihara dari fitnah Dajjal dan memberi cahaya kepadanya hingga Jumat berikutnya.

Imam Baihaqi mengatakan bahwa hadis ini diriwayatkan pula oleh Yahya ibnu Katsir, dari Syu’bah, dari Abu Hasyim berikut dengan sanadnya, bahwa Nabi SAW pernah bersabda:

” مَنْقَرَأَسُورَةَالْكَهْفِكماأنزلتكانتلَهُنُورًايَوْمَالْقِيَامَةِ “

Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi sebagaimana ia diturunkan, maka surat Al-Kahfi akan menjadi cahaya baginya kelak di hari kiamat.”

Jika kita beralasan terlalu sibuk untuk membaca surat Al-Kahfi, kita bisa membagi saat membacanya. Kita bisa menggunakan waktu setelah sholat subuh untuk halaman pertama pada surat Al-Kahfi, dan setelah sholat fardu lainnya untuk halaman-halaman berikutnya.

Waktu Mustajab dihari Jumat

Selain dianjurkan untuk memperbanyak sholawat, kita juga dianjurkan untuk memperbanyak do’a pada sayyidul ayyam ini. Mengapa? Karena, ada satu waktu pada hari Jumat dimana semua do’a tidak akan ditolak oleh Allah SWT.Rasulullah SAW bersabda:


عَن أبي هريرة رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺذَكَرَيَوْمَالجُمُعَةِ،فَقَالَ: فِيهسَاعَةٌلايُوَافِقهاعَبْدٌمُسلِمٌ،وَهُوقَائِمٌيُصَلِّييسأَلُاللَّهشَيْئًا،إِلاَّأَعْطَاهُإِيَّاه

Di hari Jumat terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba Muslim yang dia berdiri melaksanakan salat lantas dia memanjatkan suatu doa pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang dia minta.” (HR Bukhari dan Muslim). 

Para ulama berbeda pendapat mengenai satu jam pada hari Jumat itu. Namun dari banyaknya riwayat hadits tentang satu jam itu, yang paling kuat untuk diterima do’anya adalah satu jam terakhir pada waktu sore dihari Jumat.

Bersedekah

Bersedekah juga merupakan amalan yang dianjurkan setelah amalan-amalan yang sudah disebutkan sebelumnya. Tidak ada waktu yang mengkhususkan untuk kita bersedekah, namun waktu yang paling dianjurkan yaitu seusai shalat subuh. Karena, pada waktu itu ada dua malaikat yang turun dan berdo’a seperti yang disabdakan oleh Rosulullah SAW:

“Setiap awal pagi saat matahari terbit, Allah menurunkan dua malaikat ke bumi. Lalu salah satu berkata, ‘Ya Allah, berilah karunia orang yang menginfakkan hartanya. Ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya karena Allah’. Malaikat yang satu berkata, ‘Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil.” (HR. Bukhari dan Muslin, dari Abu Hurairah).

Menurut Syekh Ali Jaber dalam dokumen dakwahnya, sedekah subuh adalah salah satu cara Allah memuliakan rezeki seseorang dan mendatangkan rezeki dengan cara yang istimewa.

Sobat Muslim, kita telah mengetahui keistimewaan-keistimewaan pada hari Jumat. Semoga kita senantiasa beristiqamah untuk mengamalkannya. So, jangan biarkan Jumat-mu usai begitu saja!

Oleh : Anggie Qory Alawiyah

Tinggalkan Balasan